Tata laksana diet kekurangan energi protein berat

Kirana Pritasari, M. Universitas Sumatera Utara 2. Selain itu, interaksi antara gizi dan infeksi si dapat membuat siklus yang berpoten tensi mematikan, memperburuk penyakit dan an memperburuk status gizi UNICEF EF, Keadaan shock memerlukan tindakan secepat mungkin dengan restorasi volume darah dan mengkontrol tekanan darah.

Orang yang memiliki pendidikan lebih tinggi cenderung memilih bahan makanan yang lebih baik dalam kualitas maupun kuantitas. Pola makan Protein dan asam amino adalah zat yang sangat dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang.

Penilaian Status Gizi Edisi Revisi. Bila ada tanda- tanda tersebut, hentikan segera pemberian cairan dan nilai kembali setelah 1 jam.

Bila diare berlanjut atau memburuk walaupun pemberian nutrisi sudah berhati-hati, lihat bab diare persisten.

Pengukuran Hemoglobin Hb dan Hematokrit Ht adalah pengukuran yang mengindikasikan defisiensi berbagai bahan nutrisi. Pemberian ASI Eklusif untuk bayi usia bulan d. Xerosis, yaitu keadaan kulit yang mengalami kekeringan tanpa mengandung air;Follicular hyperkeratosis; Petechiae. Gizi buruk berbeda dengan kelaparan.

10 Langkah Tatalaksana Gizi Buruk

Edema biasanya terjadi Universitas Sumatera Utara pada ekstremitas bawah karena pengaruh gaya gravitasi, tekanan hidrostatik dan onkotik Sadewa, Klinis sesuai dengan jenisnya. Pasien juga mengalami rabun senja. Merujuk ke puskesmas b. Pengkajian status gizi pada usia lanjut dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: Kedua factor ini dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas makanan yang dimakan oleh seorang anak, antara lain ditentukan oleh beberapa factor penyebab tidak langsung, yaitu: Upaya pelacakan kasus melalui penimbangan bulanan di posyandu b.

Infeksi sekunder bisa saja terjadi. Pada semua KEP berat secara rutin diberikan antibiotik spektrum luar. Kasus ini sering dijumpai di daerah miskin, persediaan makanan yang terbatas, dan tingkat pendidikan yang rendah. Otot mengecil hipotrofilebih nyata bila diperiksa pada posisi berdiri atau duduk 8.

Pengukuran berat badan menggunakan timbangan dengan ketelitian hingga 0,5 kg dengan pakaian seminimal mungkin dan tanpa alas kaki. Pada fase inisial terdapat 10 langkah yang harus diperhatikan, yaitu; 1.

Cermati apakah pertumbuhan anak sesuai dengan standar di atas. Selama masa penghangatan dilakukan pengukuran suhu anak pada dubur setiap 30 menit sekali. Iga gambang dan perut cekung d. Suhu tubuh normal Dengan melalui fungsi ini maka oksigen dibawa dari paru-paru ke jaringan-jaringan Evelyn, Kwashiorkor Penampilan tipe kwashiorkor seperti anak yang gemuk suger babybilamana dietnya mengandung cukup energi disamping kekurangan protein, walaupun dibagian tubuh lainnya terutama dipantatnya terlihat adanya atrofi.

Rajin menimbang dan mengukur tinggi anak dengan mengikuti program Posyandu. Mengurangi resiko untuk mendapat penyakit, mengkoreksi konsumsi pangan bila ada yang kurang, penyuluhan pemberian makanan pendamping ASI bagi balita. Salah satu sebab yang megakibatkan terjadinya masrasmus adalah kehamilan berturur-turut dengan jarak kehamilan yang masih terlalu dini.

Mini Nutritional Assesment Mini Nutritional Assesment MNA merupakan bentuk screening gizi yang dilakukan untuk mengetahui apakah seorang mempunyai resiko mengalami malnutrisi akibat penyakit yang diderita dan atau perawatan di rumah sakit. Pembesaran hati g. Rambut tipis, kemerahan seperti warna rambut jagung, mudah dicabut tanpa rasa sakit,rontok 5.

Melalui 3 periode yaitu periode stabilisasi, periode transisi, dan periode rehabilitasi. Hal ini akan menyebabkan terjadinya defisit protein ataupun defisit energi. Foto thorak, dan EKG. Namun, biasanya akan meninggalkan sisa gejala kelainan fisik yang permanen dan akan muncul masalah intelegensia di kemudian hari.

Mengkonsumsi makanan dalam variasi dan jumlah yang sesuai.12/28/ · Syarat Diet - Energi diberikan cukupkkal sebagai sumber tenaga untuk anak melakukan aktivitas - Protein diberikan cukup 52,77 gram untuk memelihara dan mengganti jaringan tubuh yang rusak serta untuk pertumbuhan anak.

- Lemak diberikan cukup 35,69 gram sebagai pelarut vitamin larut lemak. 6/9/ · Tata laksana diet pada balita KEP berat/gizi buruk ditujukan untuk memberikan makanan tinggi energi, tinggi protein serta cukup vitamin dan mineral secara bertahap, guna mencapai status gizi optimal.

Ada 4 kegiatan penting dalam tata laksana diet, yaitu pemberian diet, pemantauan dan evaluasi, penyuluhan gizi, serta tindak lanjut. 1/20/ · Tata laksana diet pada balita KEP berat/ gizi buruk ditujukan untuk memberikan makanan tinggi energi, tinggi protein dan cukup vitamin mineral secara bertahap, guna mencapai status gizi optimal.

Ada 4 kegiatan penting dalam tata laksana diet, yaitu. 4/26/ · Kurang Energi Protein (KEP) Pengertian KEP. Nomenklatur (Istilah) KEP Pencegahan KEP. Penanggulangan KEP. Pemberian Diet bagi Penderita KEP. Tata Laksana Diet pada Balita KEP Berat.

Protein. Sifat & Struktur Kimia Protein. Fungsi & Peranan Protein Akibat Kekurangan dan Kelebihan Vitamin A. Vitamin A. luka bakar • Gangguan sintesa protein pada penyakit hati yang kronis. infeksi kronik. mis pada laurallongley.comorkor Sindroma klinis akibat defisiensi protein berat dan masukan kalori tidak cukup Etiologi • Kekurangan intake protein • Gangguan penyerapan protein pada diare yang kronik • Kehilangan protein yang berlebihan.5/5(1).

Tahoma Arial Calibri Comic Sans MS Arial Rounded MT Bold Times New Roman Arial Black Wingdings MapInfo Cartographic Office Theme Chart MASALAH GIZI BURUK KURANG ENERGI PROTEIN PETA K E P (GIZI BURUK & GIZI KURANG) DI JAWA TIMUR TH.

(BERDASARKAN INDEKS TB / U) (Hasil PSG DinKesProp. tahun – Slide 3 Slide 4 Marasmus Kwashiorkor.

Makalah Kurang Energi Protein
Tata laksana diet kekurangan energi protein berat
Rated 0/5 based on 51 review